POKOK BAHASAN
•Konsep Ikatan
Kimia
•Macam-macam ikatan kimia
Ikatan ion
Ikatan kovalen:
a)Ikatan kovalen ganda/rangkap
b)Ikatan kovalen polar
c)Ikatan kovalen nonpolar
d)Ikatan kovalen semipolar
e)Ikatan kovalen koordinasi
Konsep Ikatan Kimia
•Ikatan kimia merupakan interaksi antar atom-atom yang berikatan sehingga terbentuk suatu molekul
•Ikatan kimia menggambarkan cara atom-atom bergabung membentuk molekul, senyawa atau ion.
•Ikatan kimia merupakan daya tarik-menarik antara atom yang menyebabkan suatu senyawa kimia dapat bersatu
Terjadinya Ikatan
•Ikatan
antar atom dapat terjadi karena ada interaksi
elektron antara atom yang satu dengan yang lain sehingga terbentuk suatu
molekul, senyawa atau gugusan atom.
•Untuk mencapai kestabilan,
atom-atom unsur saling mengadakan ikatan yang
disebut Ikatan kimia. Pembentukan ikatan kimia dapat terjadi berdasarkan serah terima atau pemasangan elektron, bergantung pada jenis unsur yang
berikatan.
Peranan elektron
dalam
ikatan
kimia
•
Menurut
Lewis (Teori oktet)
Atom-atom
unsur memiliki kecenderungan ingin stabil seperti gas mulia terdekat yang
memiliki
susunan 8e pada kulit terluar ( oktet
), kecuali
helium dengan 2e‑
pada kulit terluar ( duplet
).
Kecenderungan
unsur
melepas
atau
menerima
elektron
a. Melepas
Elektron
•Kecenderungan melepaskan elektron terjadi pada unsur logam yang mempunyai energi ionisasi relatif kecil (bersifat elektropositif).
•Atom unsur logam cenderung melepas elektron valensinya membentuk ion
+x dengan x = nomor golongan utama.
•Atom-atom
melepaskan elektron agar elektron valensinya menjadi 8 (oktet) atau agar
elektron valensinya menjadi 2 (duplet), seperti gas mulia (golongan VIIIA/ gas
inert).
•Atom
yang melepas elektron dari golongan IA dan IIA
•Atom
yang menangkap elektron dari golongan IVA,
VA, VIA, VIIA
•Gol
IA à elektron valensi = 1 à melepas satu elektron, membentuk ion
+1, yaitu: Li+, Na+, K+
•Gol IIA à elektron valensi = 2 à melepas 2 elektron membentuk ion
+2 yaitu: Mg+2, Ca+2, Sr+2, Ba+2, Ra+2
Contoh:
OKTET
•11Na
(2. 8. 1) à
ion
Na+ (2 . 8) melepas 1e
•19K
(2.8.8.1) à melepas 1 elektron
à ion
K+: 2.8.8 sesuai
struktur 18Ar
•
•12Mg
(2. 8. 2) à ion Mg2+ (2 . 8) melepas 2 e
•20Ca
(2.8.8.2) à melepas 2 elektron
à ion
Ca+2 : 2.8.8 sesuai struktur 18Ar
b.
Menangkap Elektron
•Pencapaian
kestabilan dengan menangkap elektron dilakukan oleh unsur non logam karena
mempunyai afinitas elektron atau kelektronegatifan yang relatif besar (bersifat
elektronegatif).
•Atom-atom
menyerap / mengikat elektron supaya memiliki elektron valensi 8 (oktet) atau 2
(duplet) seperti gas mulia (gas inert/ golongan VIIIA). Contoh:
•9F
(2.7) +
1e à ion
F-
(2.8) struktur Ne
•8O (2.
6) +
2 e à
ion O-2 (2 . 8) struktur Ne
•16S (2.8.6)
+ 2 e à ion
S-2
(2.8.8) struktur Ar
•7N (2.
5) +
3 e à
ion N-3 (2 . 8) struktur Ne
Elektron Valensi
•Elektron valensi berperan pada pembentukan ikatan antar atom
dalam membentuk senyawa. Sehingga sifat kimia unsur banyak ditentukan oleh elektron valensinya.
•Elektron valensi pada suatu atom
digambarkan dengan lambang titik ( .
) atau silang kecil ( x
) disebut struktur
Lewis.
Macam-macam ikatan
kimia
berdasarkan
cara
atom dari
berbagai
unsur
untuk
mencapai
kestabilan:
1.Ikatan ion
2.Ikatan kovalen:
a)Ikatan kovalen rangkap (dua dan tiga)
b)Ikatan kovalen polar
c)Ikatan kovalen nonpolar
d)Ikatan kovalen koordinasi
Ikatan Ion
•Adalah ikatan kimia yang
terjadi antara unsur
logam
dan nonlogam dengan cara serah terima
elektron valensi sehingga terjadi ion positif dan negatif yang
berikatan dengan gaya elektrostatis
•Misal:
1.
Logam IA dan IIA
(kecuali H dan Be) dengan nonlogam VIA dan VIIA
2.
Logam IA dan IIA
(kecuali Be,
Mg) dengan H
•Contoh :
•Pembentukan NaCl dari unsur natrium dan klorin dapat digambarkan dengan rumus elektron
(rumus
Lewis ) sebagai berikut :
Contoh:
Bagaimana ikatan ion yang terjadi antara unsur K dan O ?
Jawab:
•19K = 2.8.8.1 à K+
•8O = 2.6 à O2-
K à e +
K+ ) x2
2e +
O à O2-
2K
+ O à 2K+ + O2- à K2O
Ikatan Kovalen
•Ikatan kovalen terjadi karena pemakaian bersama pasangan elektron yang
berasal dari
atom-atom yang berikatan. Ikatan ini terjadi antara unsur nonlogam dengan nonlogam yang
sama-sama ingin menangkap elektron.
•Contoh :
•Pada senyawa FCl
https://www.slideshare.net/fmustofa1/ion-dan-kovalen slide 16
•Perhatikan elektron ikatan ( bonding
electron )
yang berada di antara F dan Cl. Pasangan elektron
ikatan ini berasal dari F dan Cl. Sepasang elektron ikatan tersebut digunakan bersama sehingga
setelah berikatan elektron valensi kedua atom
“seolah-olah” menjadi 8 ( oktet ) seperti gas mulia.
a. Ikatan Kovalen Rangkap
•Ikatan ini melibatkan pemakaian bersama lebih dari satu pasang elektron oleh dua atom
yang berikatan.
•Ikatan kovalen rangkap/ganda dibedakan menjadi dua yaitu ikatan kovalen rangkap dua dan ikatan kovalen rangkap tiga.
b. Ikatan kovalen Polar
• Jika dua atom
( dwiatomik )
yang berbeda berikatan kovalen, maka molekulnya memiliki kutub (positif dan negatif), disebut polar.
Hal ini akibat momen dipol.
•Momen dipol ialah perkalian jarak ikatan antar atom
yang berikatan dengan perbedaan keelektronegatifan antar dua atom
yang berikatan.
Makin besar momen dipolnya, makin
polar senyawanya. Senyawa yang
memiliki momen dipol nol (0),
disebut senyawa non
polar.
•Molekul
polar memiliki bentuk molekul ( struktur ruang )
yang tidak simetris :
atom yang elektronegatifitasnya besar tidak berimpit dengan atom
yang elektronegatifnya kecil. Sehingga seakan-akan molekul tersebut bermuatan.
•Ciri-ciri ikatan kovalen
polar:
1.Senyawa poliatomik simetris yang
memiliki atom
pusat berpasangan elektron bebas ( lone
pair electron ) selalu
polar à punya PEB
2.Hal ini karena pasangan elektron bebas lebih kuat dibanding pasangan elektron ikatan sehingga menimbulkan elektronegatifitas yang
besar. Beda nilai elektronegativitas ≤
1,7
c. Ikatan Kovalen Nonpolar
Ciri-ciri ikatan kovalen nonpolar:
1. Molekul dwiatomik yang
sama selalu simetris dan selalu Nonpolar.
Hal
ini karena elektron ikatan tertarik ke dua arah dengan kekuatan tarikan ( elektronegatifitas )
yang sama besar.
Contoh : H2,
O2,
F2
2. Molekul simetri poliatomik yang
memiliki atom
pusat tanpa elektron bebas ( lone
pair electron )
selalu nonpolar.
Contoh :
CCl4,
CH4,
CO2,
SF6,
PCl5
d. Ikatan Kovalen Koordinasi
•Ikatan Kovalen Koordinasi adalah ikatan kovalen yang
terjadi jika pasangan elektron yang
digunakan bersama berasal dari salah satu atom
yang berikatan, sedang atom
yang lain tidak ikut menyumbang.
•Contoh : H3O+, N2O, SO2, SO3, H2SO4, NH4+
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Daftar Pustaka
Sumber Internet:
https://www.slideserve.com/carson-brady/materi-minggu-ke-3-ikatan-kimia
https://www.slideshare.net/fmustofa1/ion-dan-kovalen

