Senin, 12 November 2018

BAB II MATERI

Pengertian Materi

Dalam Ilmu Kimia kita mempelajari bangun (struktur) materi dan perubahan yang dialami materi, baik dalam proses–proses alamiah maupun dalam eksperimen yang direncanakan. Materi adalah suatu objek yang mempunyai massa dan menempati ruang tertentu.

Klasifikasi Materi

Zat murni digolongkan sebagai menjadi 2, yaitu unsur dan senyawa.

Pengertian UnsurBagian dari materi yang tidak dapat  diuraikan lagi menjadi
Zat-zat lain secara kimia. Unsur-unsur yang telah ditemukan selama ini sebanyak 106 buah. Kira-kira 90 unsur berasal dari alam, sisanya didapat dari proses reaksi inti. Unsur terdiri dari Logam dan Non Logam.
            Logam                                                                     Non Logam
Berwujud padat pada suhu kamar                          Berwujud padat, cair atau gas
Dapat ditempa dan direnggangkan                        Rapuh Dan tidak dapat ditempah
Mengkilap jika digosok                                          Tidak mengkilap walau digosok (Kecuali Intan)
Konduktor panas dan listrik                                     Non-Konduktor (Kecuali Grafit)
Pengertian Senyawa : zat tunggal yang dapat diuraikan menjadi dua atau lebih zat lain dengan reaksi kimia. Contoh dari senyawa kimia adalah air, karbondioksida, garam dan lain sebagainya.
Perbedaan unsur dan senyawa:
UNSUR                                                                                                                                  SENYAWA
Unsur sejenis mempunyai sifat kimia yang sama                                                            Gabungan dua jenis atau lebih yang mempunyai sifat baru (Tunggal)
Unsur tidak dapat diuraikan lagi secara kimia menjadi unsur lain                                   Secara kimia senyawa dapat diuraikan menjadi senyawa lain
Campuran : adalah bahan yang mengandung dua zat berlainan atau lebih. Campuran dibagi menjadi dua yaitu campuran homogen dan campuran heterogenCampuran disebut homogen bila tidak ada bagian-bagian yang dapat dibedakan satu dan yang lain bahkan dengan mikroskop sekalipun, misalnya gula dalam air, air laut, udara, dan sebagainya. Campuran disebut heterogren bila terdapat bagian-bagian yang tampak berlainan, misalnya campuran bubuk kopi dan gula. Campuran dapat berupa larutan, koloid, suspensi.
Untuk menentukan kadar zat didalam campuran digunakan bermacam-
Macam satuan:
1.  Persen (%)
  jumlah gram komponen dalam 100 gram campuiran
  Masa komponen
  % Massa =                                        x 100 %
  massa campuran
2.   Bagian per sejuta massa (bpj massa)
  [ppm massa= bermassa komponen dalam sejuta(106) bagian massa campuran]
  Massa komponen
  Bpj (ppm) massa =                     x 100 %
  massa campuran
  Catatan:   % massa = ppm massa x 10-4
  ppm massa = % massa x 104


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Daftar Pustaka

Sumber Internet: http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/Diktat%20Kimia%20Kosmetik.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar